RUKUN PENYEMBUHAN HERBAL CARA RASULULLAH SAW

Rukun Penyembuhan Herbal  adalah rukun yang berkhasiat apabila pengamalannya memenuhi semua rukun-rukun yang ditentukan. Rukun-rukun herba diambil dari kisah seseorang yang meminta obat kepada Rasulallah SAW. Untuk menyembuhkan sakit perut, kemudian Rasulullah memberikan madu. Setelah madu itu diminum ternyata tidak sembuh bahkan semakin parah. Kemudian diulanginya sampai empat kali. Baru pada kali keempat orang sakit tersebut sembuh.
Dengan demikian orang yang sakit perlu dibimbing agar memenuhi semua rukun penyembuhan herbal sehingga mendapatkan khasiat paling optimal dari herbal yang dikonsumsi.
Rukun penyembuhan ada 5, yaitu:
Tawakkal dan Keyakinan, tanpa ragu-ragu
Amalan yang terus menerus (istiqomah)
Berlaku tanda penyembuhan (direction of cure – DOC)
Dosis yang mencukupi
Melazimkan Sedekah

rukun penyembuhan herbal

Berikut ini Rukun Penyembuhan Herbal :

  1. Keyakinan

Keyakinan merupakan pintu penyembuhan yang perlu dibuka terlebih dahulu. Keyakinan akan membangkitkan tenaga dalam yang amat penting untuk membantu mengembalikan sistem imunitas tubuh. Menggunakan herba dalam keadaan tidak yakin akan menjadi usaha yang sia-sia.
Simpul kedua yang harus dibuka adalah mengarahkan rasa cemas dan takut hanya kepada Allah. Selanjutnya simpul ketiga adalah mengembangkan sikap sabar atas ujian yang diberikan Allah swt.

2. Amalan Yang Terus-Menerus (Istiqomah)

Amalan yang terus-menerus artinya istiqomah dan sabar dalam menunggu herba melakukan perbaikan ke seluruh tubuh (total healing). Apabila kita menyadari bahwa sumber penyakit datang dari makanan sehari-hari yang mengandung racun, maka sudah seharusnya menggunakan herba untuk menetralisir racun dalam tubuh (detoksifikasi) secara rutin pula sehari-hari. Penyakit timbul setelah sekian lama gangguan organ tubuh terjadi. Begitu juga obat, perlu waktu untuk menjalankan proses pemulihan sel-sel yang rusak.

3. Memahami Krisis Kesembuhan / DOC

Krisis kesembuhan adalah tanda-tanda yang menunjukkan herbal sedang bekerja yang dikenal dengan Direction of Cure (DOC). Di antara tanda-tanda DOC adalah sebagai berikut:
Bertambah keluar penyakit. Sering dijumpai seseorang menggunakan herba tampak semakin banyak penyakit keluar seperti pada perempuan yang keputihan, jerawat, dan lain-lain.
Berpindah penyakit dari bagian tertentu ke bagian yang lain. Misalnya pada penderita asma setelah menggunakan herba menunjukkan gatal-gatal di kulit. Terasa sakit di bagian pinggang dan telapak kaki. Sistem syaraf mempengaruhi keadaan ini, di mana rasa sakit seolah-olah berpindah ke bawah terutama di sekitar pinggang atau langsung ke telapak kaki. Telapak kaki berhubungan dengan refleksi bagi perawatan seluruh tubuh. Mengulangi sejarah sakit. Pengulangan gejala yang tidak disadari telah terjadi di suatu masa dahulu. Perlu juga dipahami, bahwa kondisi masing-masing orang sangatlah berbeda, karena adakalanya seseorang sama sekali tidak mengalami apa yang disebut crisis healing (krisis penyembuhan) ini.

4. Dosis yang Mencukupi

Penggunaan herba yang tepat adalah yang disesuaikan dengan berat badan orang yang bersangkutan. Dalam hal ini perbandingannya adalah 10 kg : 1 gr. Artinya setiap 10 kg berat badan, obat yang harus dikonsumsi adalah 1 gram setiap harinya. Hal ini termasuk semua herba yang disinergikan. Anda juga bisa merujuk pada dosis yang disarankan seperti yang tertera pada kemasan produk herbal. Ada baiknya juga Anda konsultasikan dengan penerapi herbal dan di toko herbal/apotek di mana Anda peroleh produk herbal.

5. Jangan Lupa Bersedekah

Karena bersedekah ternyata memiliki kekuatan ajaib untuk menyembuhkan berbagai penyakit, dan sesuai Sabda Rosulullah S.A.W ” Obatilah orang yang sakit diantara kalian dengan sedekah” (H.R. Baihaqi)

Demikianlah 5 rukun penyembuhan herbal yang jika dijalankan insyaAlloh akan berdampak yang luar biasa untuk kesembuhan dari berbagai penyakit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *